Jawab Sindiran PDIP, PKS: Depok Lebih Berhasil Jika Dibandingkan Solo Dan Jawa Tengah

oleh -di lihat 207 kali
Jawab Sindiran PDIP, PKS: Depok Lebih Berhasil Jika Dibandingkan Solo Dan Jawa Tengah

RAKANEWS.COM – Juru Bicara Partai Keadlian Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid menanggapi pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyindir PKS agar fokus mengurus Kota Depok di bandingkan sibuk mengkritik kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi.

Kholid mengungkapkan, Depok lebih berhasil di bandingkan Kota Solo dan Jawa Tengah.

“Alhamdulilah, Kota Depok selama di pimpin PKS telah berhasil menurunkan tingkat kemiskinan menjadi 2.58 persen hingga 2021.”

“Capaian ini merupakan tingkat kemiskinan terendah ketiga di Indonesia,” ungkap Kholid kepada Tribunnews, Minggu (18/9/2022).

Lanjut Kholid, di bawah kepemimpinan kader PKS, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Depok juga mencapai peringkat tertinggi ketiga di Jawa Barat.

Kholid yang juga merupakan warga Depok ini mengajak Hasto Kristiyanto untuk membandingkan capaian tingkat kemiskinan di Kota Solo di bawah kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka dan Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Ganjar Pranowo.

“Kalau Sekjend PDIP mau adu prestasi Kepala Daerah, boleh saja.”

“Mari kita bandingkan, mana yang sukses? PKS atau PDIP yang berhasil turunkan angka kemiskinan?” ujar Kholid.

Kholid mengungkapkan, data BPS menunjukkan tingkat kemiskinan Kota Solo mencapai 9.4 persen pada 2021.

Menurutnya, di level kota, Solo adalah kota dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah.

“Inikah prestasi yang di banggakan PDIP?” ungkap Kholid.

Tidak hanya itu, Kholid menyebut Provinsi Jawa Tengah juga gagal menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem.

Lanjut Kholid, jumlah daerah kategori miskin ekstrem justru naik dari 5 daerah menjadi 19 daerah pada 2021.

Selain itu, Jawa Tengah adalah provinsi kedua tertinggi tingkat kemiskinannya setelah DIY di bandingkan dengan provinsi lainnya di Jawa.

“Tahun 2021, Provinsi Jawa Tengah tingkat kemiskinannya mencapai 11,25 persen di 2021.”

“Jawa Tengah itu tingkat kemiskinannya tertinggi kedua di Pulau Jawa dan angkanya lebih tinggi dari tingkat kemiskinan nasional,” kata dia.

Pernyataan Hasto

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto merespons banyaknya spanduk penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dipasang kader PKS.

Hasto mengungkapkan, sebelum melempar kritikan ke pemerintah, PKS semestinya melakukan otokritik karena ia pun mempertanyakan hasil kepemimpinan PKS di Kota Depok.

“Sekarang tampilkan saja kepala daerah mana dari PKS yang berprestasi? Di Kota Depok puluhan tahun di pimpin PKS tetapi bagaimana prestasinya?”

“Itu baru memimpin kota, belum memimpin Indonesia yang begitu kompleks,” kata Hasto dalam siaran pers, Sabtu (17/9/2022), dilansir Kompas.com.

Menurut Hasto, tak masalah jika partai politik menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.

Namun, Hasto mengingatkan PKS pun mendukung kenaikan harga BBM ketika menjadi salah satu partai pendukung pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“PKS harus melihat bagaimana Presiden Jokowi ini telah melakukan upaya yang tidak di lakukan ketika PKS berada di pemerintahan Pak SBY,” kata Hasto.

(Kompas.com/tribunnews.com/ikabari.com)

Tentang Penulis: Raka Putra Media

Gambar Gravatar
Raka Putra Media adalah seorang koresponden dan penulis di media online Raka News.

No More Posts Available.

No more pages to load.