Kepala Dinas UMKM, Camat Dan Sejumlah Anggota DPRD Menghadiri Grand Opening UMKM Teras Tenjolaya

oleh -di lihat 335 kali

(RAKANEWS) TENJOLAYA – Komunitas pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), yang tergabung dalam pelaku usaha teras Tenjolaya, Desa Cibitung Tengah, Tenjolaya, Bogor. Hari ini resmi melakukan Grand Launching, Kamis, 31/03/2022.

UMKM Teras Tenjolaya yang berlokasi di RT 11 desa Cibitung Tengah adalah komunitas pelaku usaha. Terdiri dari berbagai pedagang kecil dan home industri. Acara ini didirikan dengan semangat membangkitkan ekonomi pasca pandemi.

Hadir dalam acara tersebut kepala dinas UMKM kabupaten Bogor (Asep Mulyana), camat Tenjolaya (Farid ma’ruf), Erni Sugiyanti (anggota DPRD Provinsi Jawa Barat). Serta Lukmanudin Ar Rasyid (anggota DPRD Kabupaten Bogor) dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Kepala Dinas UMKM dan koperasi  kabupaten Bogor menjelaskan bahwa dinas sangat mengapresiasi dan mensupport usaha seperti ini. Apa lagi pasca pandemi seperti sekarang.

“Banyak hal yang bisa di tempuh untuk membangkitkan ekonomi masyarakat desa, salah satunya usaha seperti teras Tenjolaya ini. Penyertaan modal bisa BUMDES , bisa UMKM, koperasi dan lain sebagainya. Yang jelas harus memiliki konsep dan manajemen yang baik, agar bisa naik kelas kedepannya,” jelasnya.

Sementara itu Lukmanudin Ar Rasyid juga memberi sambutan dan apresiasi yang sangat tinggi dalam bazar ini.

Saya berharap pasca pandemi mudah-mudahan dengan bazar ramadhan di teras Tenjolaya ini mampu membangun bangkitnya Pelaku usaha UMKM. Khususnya bagi warga Tenjolaya,” terangnya.

Masih di tempat yang sama Farid ma’ruf menjelaskan pihaknya sangat mensuport dan akan menjembatani program program yang menjadi kebutuhan warganya.¬†Supaya nantinya bisa berkembang supaya memiliki kontribusi efek yang positif kepada masyarakat sekitar.

Grand Opening teras Tenjolaya juga di meriahkan dengan tahrib ramadhan atau penyambutan bulan suci ramadhan dengan pawai keliling kecamatan.

Selain itu di penghujung acara di tutup dengan penyebaran bibit lindung ( belut ) sebanyak 50 kilogram di sawah sawah sekitar.

Hal ini di lakukan untuk memperkaya keanekaragaman hayati sawah yang belakangan ini sudah mulai berkurang.

( Purnama / jabarmedia )

No More Posts Available.

No more pages to load.