Pancakarsa: Kecamatan Ciampea Sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

oleh -di lihat 641 kali
Pancakarsa: Kecamatan Ciampea Sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

Rakanews.com, CIAMPEA – Untuk mewujudkan masyarakat sehat sesuai program PANCAKARSA kabupaten Bogor sehat, kecamatan Ciampea mengelar giat sosialisasi bidang kesehatan. Dengan tema “Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM ) Kita Tingkatkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat,” Selasa 08/02/2022.

Acara yang berlangsung di Aula Serbaguna kecamatan Ciampea, di hadiri oleh camat Ciampea (Chaerudin Felani), Aan Surya (koordinator ketahanan pangan dan gizi kabupaten Bogor. Serta  para kepala desa se kecamatan Ciampea beserta ketua TP PKK se kecamatan Ciampea.

Mewujudkan kabupaten sehat bukan hanya masalah kesehatan fisik saja namun mencakup masalah pemukiman sehat, sarana dan prasarana umum. Juga sarana lalu lintas dan pelayanan transportasi, kawasan pariwisata sehat, pangan dan kesehatan masyarakat, serta kehidupan sosial yang sehat.

Menurut bupati Bogor, ada MoU antara para Kepala Dinas dengan Forum Bogor Sehat. Karena kalau FBS hanya bekerja sendiri tanpa di bantu oleh dinas, maka akan sulit terlaksana. Saya minta FBS untuk terus aktif kerja kolaboratif dalam penanganan atau perbaikan demi mewujudkan Kabupaten Bogor Sehat.

Salah satunya adalah persoalan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) melalui peningkatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). FBS harus aktif mengampanyekan lima pilar STBM, yakni tidak BAB sembarangan, mencuci tangan pakai sabun, mengelola air minum dan makanan yang aman. Juga mengelola sampah dengan benar, mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman.

Program Untuk Masyarakat

Hal ini di sambut baik oleh ketua APDESI kecamatan Ciampea H Yani. Menurutnya “Hal ini kita sambut baik sekali karena hal ini adalah Program untuk pembentukan peningkatan kesehatan masyarakat. Terdiri dari tim kabupaten kecamatan dan tingkat desa sinergi untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Menurut kepala desa Cihideung udik (H Deni), “Program ini gayung bersambut dengan program yang sudah di rintis di desanya karena terkendala dengan pandemi. Dengan adanya program dari kabupaten kami sambut baik dan hal ini akan di sosialisasikan dalam Program KARUNG (Kamis ngariung) ala Cihideung Udik . Nantinya kami follow up dengan pembentukan Pokja di tingkat desa,” tegasnya.

Hal ini di amini oleh Chaerudin Felani hari ini sosialisasi tentang sosialisasi STBM tapi yang utama adalah pembentukan kelompok kerja desa sehat. “Artinya setiap desa harus memiliki satu kelompok yg tugasnya bagaimana menciptakan desa sehat yang nyaman di tempati oleh masyarakat. Ketika desa sehat maka akan lahir kecamatan sehat dan dari kecamatan sehat akan terbentuk kabupaten sehat sesuai program Pancakarsa.” pungkasnya.

(Purnama/jabarmedia)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.