Badan Persiapan Pembentukan Kota Tangerang Tengah (BPP KTT) Sosialisasi dan silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat Tangerang

oleh -di lihat 518 kali

Rakanews.com KABUPATEN TANGERANG – Gelar Silaturahmi dan Sosialisasi Badan Persiapan Pembetukan Kota Tangerang Tengah (BPP KTT) dilakukan di Hotel Atria, Jln. Raya Boulevard. Gading Serpong. Kelapa Dua Kabupaten Tangerang.

Acara yang dihadiri Ketua Umum BPP KTT, Nurdin HM Satibi, Wakil DPRD Kabupaten Tangerang Aditya WIJAYA SH, Ketua Kajian BPP KTT. Dr. Hidayat Mukhtar, Penasehat BPP KTT. H. Raden Nurul Qomar S.Sos serta para ketua Korcam, LPM dan para tokoh masyarakat, Kamis (06/01/2022)

Ketua Umum Presidium BPP KTT Nurdin HM Satibi, Mengatakan dirinya sangat/kagum serta salut kepada seluruh anggota BPP KTT Terutama abah Qomar/penasehat BPP KTT Silaturahmi dan Sosialisasi dinyatakan dibuka selebar lebarnya dengan ke ikhlasan hati yang terbuka dengan diringi niat yang baik.

Aditya Wijaya, wakil ketua DPRD fraksi Demokrat Kabupaten Tangerang, mengatakan bahwa berkat kerja keras Presedium Saat ini Tangerang Tengah kini sudah berdiri 6 (enam) kecamatan dengan jumlah penduduk saat ini = 3,4 juta. Terlihat dimana percepatan penduduk dan infrastrukturnya sangat cepat, dipacu dengan sarpras yang sudah berdiri yakni, Universitas, Rumah Sakit dan Pelayanan Administrasinya.

Dimana proses pemekaran ini tentunya untuk masyarakat Tangerang Tengah. Dan perlu disosialisasikan juga kesegenap seluruh komponen masyarakat termasuk RT/RW,” terangnya.

H.Raden Nurul Qomar. S. Sos/Dewan penasehat BPP KTT Mengatakan bahwa manusia atau orang bangkrut adalah orang yang tidak punya mimpi.kalau ia bermimpi kota Tangerang tengah ini adalah sebuah pergerakan Banten bercahaya dan dirinya bermimpi menjadi Tangerang Raya.

Sebuah Provinsi yang harus dibentuk oleh rakyat dan masyarakatnya jangan sampai menyerah. Karena adanya sinergitas secara Total, ” papar Qomar

Dr. Hidayat Muchtar atau Team kajian, menjelaskan bahwa apa sih yang dinamakan kota baru atau pemekaran yang kebetulan satu satunya pelayanan publik. Dimana tadinya hanya 5 kecamatan, bahwa kajian sementara secara ekonomi bahwa Tangerang Tengah akan menjadi kota mandiri dengan proses aset kelak dikemudian hari dengan adanya pembenahan dan keberadaan kotabaru Tangerang tengah dilindungi UU no. 32 dan no. 17.

Wilayah kita relatif urbannya cukup tinggi dan bagaimana mengelola kotabaru itu menjadi kota mandiri, serta meningkatkan kwalitas publik

 

Reporter Deky Tanto

No More Posts Available.

No more pages to load.