Airlangga Hartarto melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Cileungsi di Kabupaten Bogor

oleh -di lihat 608 kali

BOGOR, rakanews.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Cileungsi di Kabupaten Bogor, Rabu (29/12/2021).

Kunjungan itu dimaksudkan untuk memantau secara langsung perkembangan harga bahan pokok di tingkat masyarakat, yang selama beberapa waktu terakhir dikeluhkan melonjak cukup tajam.

Menko Airlangga menuturkan, operasi pasar yang salah satunya dilakukan di Pasar Cileungsi Bogor ini akan dilakukan secara rutin di beberapa daerah, dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari BUMN hingga pihak swasta.

Keterlibatan BUMN seperti halnya PT Berdikari (Persero) yang menyalurkan beras dengan harga murah, diharapkan hal ini bisa memicu penurunan harga komoditas beras di pasar secara umum.

Bahkan keterlibatan PT Sinarmas Tbk, selaku produsen swasta dengan produk minyak gorengnya, diharapkan sebagai penyeimbang dari harga minyak goreng yang saat ini harganya meroket tajam.

Operasi Pasar, Airlangga Hartarto
Ibu-ibu mengantri untuk membeli minyak goreng dalam sebuah operasi pasar yang digelar di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Minyak goreng produksi Sinarmas itu dijual seharga Rp14.000 per liter. Setiap orang hanya boleh membeli maksimal 2 liter.

“PT Berdikari ikut beroperasi disini, sehingga harga beras juga bisa dijual di harga Rp11 ribu, bahkan tadi ada yang Rp10 ribu per liter, sehingga tentu kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” ujar Airlangga menjawab pertanyaan Fin.co.id di Cileungsi Kabupaten Bogor, Rabu (29/12/2021).

Menko Airlangga memastikan akan terus melakukan operasi pasar, sehingga keseimbangan antara pasokan dan permintaan bisa terjaga, yang mana hal itu bisa membuat harga sembako kembali ke titik normal.

Hari ini salah satunya pemerintah melakukan operasi pasar, dari Bulog sampai pabrik minyak goreng agar masyarakat bisa membeli (Minyak) di harga Rp14 ribu (perliter), harga gula Rp11 ribu (per kilogram), harga telur Rp25 ribu (per kilogram). Jadi ini yang kita upayakan,” tuturnya.

“Kenaikan harga ini nanti diharapkan bisa turn kembali sesudah tahun baru, dan nanti kita dorong dengan operasi pasar,” sambungnya lagi.

Selain sidak operasi pasar, Menko Airlangga juga berkesempatan melakukan dialog dengan para pedagang yang menerima bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dalam kesempatan itu, Menko ingin memastikan bahwa penyaluran KUR yang selama ini dilakukan pemerintah bekerjasama dengan perbankan benar-benar tepat sasaran dan efektif untuk meningkatkan taraf pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), agar bisa naik kelas. ( Sumber fin.co.id)

No More Posts Available.

No more pages to load.