Ikut Lomba KRL Desa Gunung Menyan Kian Cantik

oleh -di lihat 107 kali
Kampung Ramah Lingkungan KRL Desa Gunung Menyan

Pamijahan – Desa Gunung Menyan memiliki moto GEMPAR ( gerakan masyarakat untuk perubahan ) sejak di pimpin oleh perempuan muda. Ini tahap demi tahap mulai menata seluruh segmen, baik itu bidang administrasi, tata kelola pemerintahan, penataan lingkungkan dan bidang lainnya. Berkaitan dengan penataan lingkungan salah satunya pemerintah Desa Gunung Menyan ikut berpartisipasi dalam lomba KRL ( Kampung Ramah Lingkungan ).

Lomba ini memiliki tujuan untuk mendorong pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat setempat untuk memahami permasalahan lingkungan dan dampaknya. Serta melakukan tindakan nyata secara proaktif yang berkontribusi kepada upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Program Kampung Ramah Lingkungan (KRL) yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor. Verifikasi yang melibatkan berbagai element terus dilakukan guna mendapatkan KRL yang berkualitas.

Kepala Seksi (Kasie) Kemitraan Dinas Lingkungan Hidup yang juga ketua tim penilai kampung ramah lingkungan Muji Lestari mengatakan; bahwa dari tahun ke tahun antusias masyarakat terhadapa program KRL yang di gagas oleh Dinas Lingkungan Hidup terus meningkat.

“Program Kampung Ramah Lingkungan yang di gagas oleh Dinas Lingkungan Hidup dari tahun ke tahun mendapat antusias dan sambutan yang baik dari masyarakat. Terbukti setiap tim verifikasi yang berkunjung ke wilayah yang menjadi KRL selalu ramai. Mulai dari spanduk-spanduk selamat datang sampai kita disambut dengan tarian maupun lengser seperti yang ada di desa gunung menyan ini.” Ungkapnya.

Beberapa Unsur Menjadi Tim Verifikasi

Ia pun menjelaskan, tim penilai atau verifikasi dibagi menjadi 3 tim dengan melibatkan beberapa SKPD. Tim penilai dibagi menjadi 3 tim, dimana 16 orang dari pegawai DLH, dan disetiap tim melibatkan SKPD lain seperti Bappedalitbang, Disbudpar, Diskominfo.

“Hal ini untuk lebih mempertajam dalam hal penilaian, sehingga wilayah atau tempat yang menjadi KRL tidak bagus ketika ada penilaian atau perlombaan, tapi bagus seterusnya,” jelasnya.

Ada 3 kategori penilaian untuk KRL tahun ini, kategori pratama untuk wilayah yang baru ikut pertama kali dalam program KRL. Kategori madya untuk wilayah yang sudah dua kali mengikuti program KRL. Kategori jawara yang sudah pernah menjadi juara KRL dan menjadi yang terbaik.

Penilaian KRL ini berupa kegiatan verifikasi Kampung Ramah Lingkungan (KRL) sendiri sebagai wadah edukasi lingkungan kepada masyarakat yang dikemas dalam bentuk perlombaan lingkungan bersih, sehat dan hijau.

Desa gunung menyan sendiri telah mempersiapkan diri sebaik mungkin diantaranya di kawasan RT 04 yang menjadi objek kawasan kampung ramah lingkungan.

Wiwin Komalasari bersama masyarakat menata lingkungan RT 04 yang tadinya biasa saja menjadi kampung yg sehat, indah nan asri. Betapa tidak mulai drainase, kebersihan taman, jalan, apotik hidup, tambulampot yang menggunakan konsep 3 R ( recycle, reuse, dan reduce ).

Tampak bunga-bunga yang indah menghiasi sepanjang jalan dengan berpot galon dan kaleng bekas. Bahkan ada sayuran hidroponik diantara bunga bunga indah, ditambah semarak warna warni cat mewarnai setiap pagar.

Bukan hanya lingkungan saja yg bersih indah , Desa Gunung Menyan juga memilik berbagai UMKM yang luar biasa mulai darii kerajinan tangan, kuliner dan lain lain.

GEMPAR adalah kerja nyata bukan hanya slogan dan sudah mulai terlihat dan terasa hasilnya oleh masyarakat desa gunung menyan. Ini semua berkat kerja sama pemerintahan desa dan masyarakat desa Gunung Menyan,” pungkas Wiwin.

Poernama – Jabarmedia