Khawatir Sebaran COVID-19, PLN Tak Kirim Petugas Pembaca Meter Listrik di Wilayah Jabodetabek

oleh -10 views
ilustrasi meteran listrik dan petugas pln

PT PLN (Persero) mendukung langkah pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19). Petugas PLN tidak akan mengecek dulu ke lokasi.

Untuk sementara perusahaan plat merah tersebut tak mengirim petugas untuk mencatat meter listrik ke rumah-rumah pelanggan pascabayar. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

VP Public Relations PLN Dwi Suryo Abdullah mengatakan, kebijakan tersebut diberlakukan untuk membatasi kontak langsung, agar dapat membantu pemerintah dalam mengurangi penyebaran virus corona.

Menurutnya, hal itu sementara baru diterapkan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).

“Mengingat kondisi yang kurang aman apabila petugas baca meter keliling ke rumah-rumah pelanggan,” kata Dwi Suryo, Jumat (27/3).

Humas PLN Area Bogor Saban Deni menambahkan, untuk pencatatan meter listrik pasca bayar pada April ditangguhkan.

Sedangkan untuk pemakaian listrik Maret 2020, akan dihitung berdasarkan rata-rata pemakaian listrik selama tiga bulan terakhir sesuai Peraturan PLN dalam masa darurat COVID-19.

PLN juga mengimbau kepada masyarakat melakukan pembayaran secara online untuk meminimalkan kontak fisik antara pelanggan dengan petugas.

Saat ini, PLN sudah mengikuti arahan pemerintah mengurangi kegiatan di luar rumah, dan melakukan pekerjaan-pekerjaan tanpa harus keluar dari rumah tinggal, dalam rangka mencegah penyebaran virus corona yang lebih luas.

Kebijakan Work from Home (WFH) sudah diterapkan untuk 90 persen pegawai PLN. Meski demikian, pasokan listrik dijamin tetap aman dan pelayanan pelanggan terjaga.

(Radarbogor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *