Camat Ciampea: Kades Baru Jangan Asal Rombak Perangkat Desa

oleh -62 views

Sudah menjadi hal yang tidak aneh, ketika kepala desa (kades) baru, perangkat desa juga baru. Menanggapi persoalan tersebut, Camat Ciampea, Chaerudin Pelani meminta kepada sembilan kepala desa baru tidak mengganti seluruh perangkat desa.

Menurutnya, desa dulu dan sekarang berbeda. Sekarang banyak laporan dana desa yang dilaporkan mengunakan teknologi informasi (TI). Seperti Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran dan Pelaporan (Simral) dan Sistem Keuangan Desa (Sisdes).

“Kita minta kades baru jangan langsung mengganti perangkat Desa. Karena pegawai yang baru belum tentu paham TI,” ujarnya

Pelani menambahkan, dari pada mengganti perangkat desa yang baru lebih baik memberdayakan perangkat desa yang ada.

“Apabila, kades mengganti perangkat desa baru khawatir roda pemerintahan terganggu,” katanya.

Untuk penggantian perangkat desa, sesuai aturan di peraturan bupati (perbup), kades mengusulkan ke kecamatan terkait pemberhentian dan pengangkatan. Nantinya, di kecamatan ada uji kompetensi dari mulai tes TI dan pemerintahan. Ketika usulan penggantinya, tidak memiliki unsur tersebut. kecamatan bisa merekomendasikan penolakan karena dianggap tidak layak.

“Tidak bisa kades langsung mengganti perangkat desa. Kita harus mengetahui alasannya apa dan penggantinya juga harus mempunyai kapasitas di bidang pemerintah dan TI,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cihideung Udik, Deni mengaku tidak akan mengganti kabinet yang ada di desanya selama tiga bulan ke depan. Seiring waktu, nanti bakal terlihat mana staf yang produktif dan tidak.

“Ketika ada staf desa yang produktif, kenapa harus diganti. Saya tidak mau merombak kabinet di desa karena ego semata,” tegasnya.

(metropolitan.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *